Coklat Padang Parimanan Tembus Hotel Bintang Lima

Padang, Usaha cokelat yang dikembangkan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menembus hotel bintang lima di Padang ditandai dengan peresmian gerai di Hotel Grand Inna Padang, Kamis (8/2/2018).

"Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan produk usaha kecil dan menengah, mulai hari ini (8/2/2018), Gerai Lapau Cokelat Malibou resmi hadir di Hotel Grand Innna Padang," kata Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour Iswandi Said di Padang pada Kamis (8/2/2018).

Peresmian gerai cokelat langsung dibuka oleh Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah. Gerai tersebut menyediakan cokelat dalam bentuk batangan yang siap dikonsumsi hingga bubuk yang bisa dibuat sebagai minuman yang lezat.

Menurutnya, kehadiran lapau cokelat Malibou merupakan hasil produk "anak nagari" yang perlu didukung pemasarannya.

"Cokelat lokal di Padang Pariaman tidak kalah kualitasnya dengan produk dari tempat lain," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara mengatakan selama ini pihaknya sudah banyak memproduksi cokelat, tetapi terkendala pemasaran.

"Dengan diberikan kesempatan hadir di hotel-hotel merupakan salah satu solusi pemasaran untuk memperkenalkan produk lebih luas," kata dia.

Ia berharap tidak hanya di Padang, tapi juga bisa dipasarkan di 41 hotel milik BUMN di seluruh Indonesia.

Terkait dengan produksi, ia mengatakan saat ini masyarakat mampu memproduksi hingga 30 kilogram cokelat per hari dan ke depan ada alat produksi dari Kementerian Perindustrian yang kapasitasnya 100 kilogram per hari.

Untuk bahan baku berupa kakao, pihaknya sudah menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk 2018 guna menyiapkan lahan baru seluas lima hektare di kawasan Malibou Anai, kata dia.

Ia menambahkan saat ini luas lahan kakao di Padang Pariaman mencapai 32 ribu hektare dan ke depan akan diupayakan perluasan lahan sebagai sentra kakao di Sumbar.